Fase Grup UCL Ditutup: Daftar Tim Lolos dan Analisis Calon Juara Dark Horse

Fase Grup UCL Ditutup: Daftar Tim Lolos dan Analisis Calon Juara Dark Horse -Musim UEFA Champions League (UCL) saat ini menerapkan format baru yang menggantikan fase grup tradisional dengan fase liga 36 tim. (Kompas Bola)

Setelah fase liga usai, delapan tim teratas langsung lolos ke babak 16 besar. Sementara itu, tim-tim yang finis di peringkat 9–24 akan menjalani babak play-off dua leg untuk memperebutkan delapan tiket tersisa. (Kompas Bola)

Menurut laporan ANTARA News, delapan tim yang langsung lolos ke 16 besar adalah: Liverpool, Barcelona, Arsenal, Inter Milan, Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, Lille, dan Aston Villa. (Antara News)

Sementara itu, sejumlah klub besar akan melaju ke babak playoff untuk mempertahankan kiprah mereka di kompetisi elit Eropa. (kumparan) Daftar 36 tim peserta UCL juga telah dirilis, menampilkan klub-klub besar seperti Manchester City, Real Madrid, Bayern Munchen, dan PSG. (detikcom)


Analisis: Siapa Calon Juara dan Kandidat “Dark Horse” Musim Ini

Dengan format baru yang lebih “liga mini”, strategi dan konsistensi menjadi kunci kesuksesan. Di tengah tim-tim unggulan, ada beberapa kandidat juara dan juga tim underdog berat (“dark horse”) yang bisa menjadi ancaman serius.

1. Favorit Juara

Beberapa tim besar yang lolos langsung menunjukkan kualitas konsisten dan ambisi juara:

  • Liverpool: Sebagai salah satu kekuatan tradisional Inggris, Liverpool punya kombinasi pengalaman Eropa, taktik agresif, dan pemain yang bisa menekan di setiap lini.
  • Barcelona: Meski sempat naik turun, Barcelona selalu berbahaya di level Eropa, terutama jika lini tengah dan serangan mereka menemukan irama.
  • Inter Milan: Klub Italia ini punya pertahanan solid dan cerita motivasi baru; mereka bisa jadi kandidat serius jika mempertahankan momentum.
  • Atletico Madrid: Taktik pertahanan khas Diego Simeone dan pengalaman di kompetisi besar membuat Atletico sulit dihadapi.

Selain itu, Bayer Leverkusen dan Lille bisa mengejutkan jika bermain bebas tekanan — terutama Leverkusen yang punya skuat muda dan cepat, sedangkan Lille bisa mengeksploitasi celah jika lawan meremehkan mereka.

2. Kandidat Dark Horse

Dark horse adalah tim yang mungkin tidak langsung diunggulkan untuk juara, tetapi punya potensi besar untuk mengejutkan banyak pihak. Berikut beberapa nama yang menarik untuk diwaspadai:

  • Aston Villa: Klub Inggris ini lolos langsung dan menunjukkan stabilitas musim ini. Jika mereka bisa menjaga performa lini serang dan pertahanan, Villa bisa menembus babak lanjut dan menimbulkan kejutan besar.
  • Atletico Madrid (juga bisa dianggap dark horse): Dengan karakter pertahanannya dan pengalaman di turnamen Eropa, Atletico bisa keluar sebagai penantang tak terduga jika favorit lain gagal menjaga konsistensi.
  • Bayer Leverkusen: Walau masuk favorit, Leverkusen juga bisa berperan sebagai dark horse bila mereka terus mengandalkan gaya menyerang, dan skuat muda mereka terus berkembang.
  • Lille: Klub kecil dari Liga Prancis ini kadang diabaikan, tapi dengan skuat yang kompak dan efisien, mereka bisa menjadi kejutan besar.

Faktor format baru juga membuka peluang bagi tim yang konsisten dan pintar memanfaatkan pertandingan melawan lawan-lawan yang lebih “ringan”. Karena setiap tim hanya memainkan 8 pertandingan fase liga, ada margin kesalahan kecil yang bisa dimaksimalkan.


Kesimpulan

Fase “grup” UCL musim ini telah resmi ditutup — dalam format liga 36 tim — dan sudah terlihat daftar tim yang lolos ke babak selanjutnya. Delapan tim teratas langsung menuju 16 besar, sementara sejumlah klub besar lainnya harus melewati babak play-off. (Kompas Bola)

Di antara tim yang lolos, beberapa muncul sebagai favorit kuat untuk juara, seperti Liverpool, Barcelona, Inter Milan, dan Atletico Madrid. Namun, tidak bisa diabaikan bahwa ada beberapa kandidat dark horse yang memiliki potensi untuk mengejutkan — termasuk Aston Villa, Leverkusen, dan Lille — berkat format baru yang memberi lebih banyak ruang bagi kejutan.

Dengan struktur kompetisi yang berubah, konsistensi, strategi pintar, dan pemanfaatan momen menjadi kunci. Musim UCL kali ini menjanjikan drama, kejutan, dan pertarungan panas — tidak hanya di lapangan, tetapi juga di meja taktik. Bagi penggemar sepak bola, ini bisa jadi salah satu edisi paling menarik dan tak terduga dalam beberapa musim terakhir.


Scroll to Top